Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta

Sabtu, 10:05
Anonim
Website Ditindaklanjuti oleh Instansi Selesai otomatis dalam 9 hari

Ada apa ini yaa dengan kuota imigrasi jogja? kuning melulu, nggak ketahuan apakah memang masih ada kuota atau sudah habis .... apakah koneksinya hanya lokal dari kantor imigrasi yogya saja?

24 Des 2019, 15:51
Anonim
Android Ditutup oleh Pelapor

Tanpa mengurangi rasa hormat, tolong tanggapan dari pihak terkait karena saya membutuhkan informasi yang sesungguhnya.yth. kementerian hukum dan ham yth. dirjen imigrasi yth. kantor imigrasi yogyakarta saya mendapat informasi dari akun instagram resmi imigrasi jogja, bahwa permohonan paspor 24 halaman sudah tidak dilayani di kantor imigrasi jogja. apakah benar demikian? saya juga mendapat informasi dari pihak lain bahwa terkadang pemohon paspor 24 halaman di kantor imigrasi yang lain kerap kali diberi informasi yang salah mengenai status paspor 24 halaman bahwa "paspor 24 halaman hanya untuk tki dan akan sulit digunakan diluar negeri". benarkah demikian? apakah paspor 48 maupun 24 halaman sudah memiliki derajat yang sama dan paspor 24 halaman dapat digunakan untuk sekadar berlibur ke luar negeri?saya juga membutuhkan informasi yang akurat mengenai lama waktu pembuatan paspor sejak wawancara. berapa hari waktu yang dibutuhkan dalam pembuatan paspor 24 halaman? apakah persyaratan pembuatan paspor 24 halaman sama dengan pembuatan paspor 48 halaman? saya berharap agar pihak-pihak terkait dapat memberikan informasi yang benar agar tidak menyesatkan masyarakat. atas tanggapan dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

8 Des 2019, 18:34
Jhony Awi Kkr
Website Ditutup oleh Sistem

Kakak saya sebulan yang lalu sudah daftar tapi lupa akun nya ,bagaimana cara melihat akun yang sudah terdaftar .
dan kalau bisa hapuskan saja .
nama:neneng
nik: 6112016606790013
alamat: jl.adisucipto km 15.4

16 Nov 2019, 07:57
Anissa Dewanti
Website Ditutup oleh Sistem

Buruknya pelayanan wna di kantor imigrasi kelas i yogyakarta


tanggal 29 agustus 2019, saya dan suami datang ke kantor imigrasi untuk perpanjangan itas suami. setelah isi formulir lengkap dan menyertakan berkas persyaratan lengkap serta pembayaran, kami mendapat kertas bukti pengantar pembayaran yang bertuliskan manual bahwa 2 hari setelah foto bisa cek email/spam untuk cetak itas dan pengambilan paspor. kami tunggu sampai tanggal 5 september, dan puluhan kali cek progres perpanjangan itas melalui website yang disediakan tapi website selalu error. kami berusaha kontak imigrasi yogya dengan menelepon ke nomer  +62 274 484370 belasan kali di jam kerja tetapi tidak ada yang angkat. kami pun berusaha menghubungi kantor imigrasi pusat, jakarta namun hasilnya sama tidak ada yang angkat telpon sama sekali di jam kerja. akhirnya, kami mencoba untuk menunggu adanya email masuk sampai tanggal 8 september agar kami bisa cepat ambil papsor di kantor imigrasi. 
tanggal 8 september siang kira-kira pukul 13:00, saya mencoba menelepon kembali kantor imigrasi yogya. telpon selama 5 kali tidak ada yang angkat, kemudian pada kali keenam, ada yang menerima dan saya minta dihubungkan dengan bagian wna (untuk menanyakan kejelasan perpanjangan itas suami). dari belakang telpon terdengar beberapa suara seolah tidak mau menerima telepon kemudian telepon tiba-tiba dimatikan dari pihak imigrasi. saya kembali menelepon tidak diangkat sampe sekitar 4 kali kemudian ada yang mengangkat. saya coba meminta kembali dihubungkan dengan bagian wna namun mereka bilang bagian wna tidak mau menerima telepon dan mereka tidak tahu alasannya.
saat itu juga saya ijin dari kantor dan memutuskan untuk ke kantor imigrasi bersama suami. disana kami menunggu sekitar 30 menit sampai akhirnya dipanggil. saya menanyakan kejelasan progres perpanjangan itas suami, kemudian petugas yang bernama intan bagian wna mengatakan bahwa dari imigrasi sudah coba untuk mengubungi saya lewat chat whatsapp ke nomer handphone saya yang mana saya sudah tidak lagi menggunakan whatsapp. saya meminta ke intan untuk bertemu dengan petugas yang menerima aplikasi perpanjangan itas suami saya pertama kali bernama siti wirdayantih atau yanti. sekitar 15 menit kemudian saya melihat yanti masuk ke ruangan dan saya meminta untuk bertemu dengan yanti segera, namun sayangnya yanti terlalu enggan bertemu dengan kami. saya tanyakan kepada petugas yang ada bahwa mengapa saat suami saya tanda tangan formulir dan disaksikan sendiri oleh yanti, jika merasa tanda tangan tidak jelas, mengapa tidak langsung memberitahu. dan sangat mengecewakan bahwa mereka menghubungi saya melalui whatsapp. saya rasa ini kurang etis karena segala sesuatu yang berhubungan dengan data diri pribadi adalah sifatnya privat dan penting. serta di formulir sudah jelas ditulis nomer telepon saya dan suami, serta nomer telepon rumah. mengapa mereka tidak mencoba menghubungi lewat telepon sehingga kami tidak harus menunggu selama seminggu lebih untuk kejelasan itas.
karena yanti terlalu enggan atau takut bertemu kami, akhirnya kami ditemui oleh petugas bernama eddy. kami berusaha menjelaskan sedetailnya kepada eddy bahwa saat suami tanda tangan formulir (yang mana disaksikan oleh yanti), posisi satu tangan suami menggendong anak kami yang berusia 18 bulan dan menangis. eddy menjelaskan karena atasnnya tanya mengapa tanda tangan sedikit berbeda dari paspor. kami meminta untuk yanti juga ada memberikan kejelasan, namun lagi-lagi yanti tidak datang dan hanya ada di belakang kaca yang kami bisa lihat wajahnya setengah menunduk.singkatnya setelah bertemu dengan eddy, eddy memberikan paspor secara langsung ke kami namun tanggal valid di dalam paspor salah. perpanjangan itas suami adalah untuk satu tahun, tapi yang tertulis di paspor awalnya hanya sampai 08 jan (januari) 2020. sialnya kami cek saat sudah berada dirumah jadi kami harus kembali tanggal 11 september untuk mengambil kartu affidavit anak. kami tanyakan kembali kepada petugas yang menerima saat itu adalah intan. lalu mereka menggantinya menjadi 08 november 2020.
mengenai kartu affidavit anak kami yang seharusnya bisa diambil tanggal 11 september, mereka mengatakan bahwa sistem mereka hari itu sedang error jadi kami diharuskan kembali pada tanggal 13 september yang padahal tanggal itu kami sudah harus terbang kembali ke norwegia dan terima kasih kantor imigrasi, kami harus menjadwal ulang penerbangan kami. beberapa kali kami kesana, selalu ada keterangan bahwa sistem sedang error dan banyak dari applicants wna yang sangat sangat kecewa dan harus menjadwal ulang kelas atau ijin dari pekerjaan mereka untuk kembali ke kantor imigrasi.

dan kekecewaan kami adalah :
1. mengapa kantor imigrasi kelas i yogyakarta tidak pernah mau mengangkat telepon dari masyarakat untuk menyakan perihal yang berhubungan dengan pelayanan mereka?
2. mengapa petugas-petugas imigrasi ini selalu mengandalkan kalimat "datang kesini saja langsung"? padahal banyak dari kami yang bekerja dan harus mondar mandir ke imigrasi.
3. layanan chat melalui whatsapp di imigrasi yogyakarta sepertinya tidak terlalu berfungsi karena saya coba sekali menggunakan whatsapp ibu saya tapi selama 2 hari kerja tidak ada jawaban apapun,.
4. mengapa petugas yanti tidak coba menjelaskan bahwa dia menyaksikan sendiri suami saya tanda tangan dengan satu tangan menggendong bayi kepada atasannya?
5. apakah kantor imigrasi yogyakarta tidak memiliki budget cukup untuk menelepon applicant/sponsor sehingga harus mengandalkan 1 kali chat whatsapp yang tidak ada jawaban kemudian mereka tidak tindak lanjuti lagi?
6. apakah kantor imigrasi kelas i yogyakarta krisis orang-orang yang memiliki kapabilitas untuk berkerja baik dan memberikan layanan yang baik kepada masyarakat?

pertanyaan-pertanyaan kami diatas juga berlaku untuk kantor imigrasi pusat, jakarta yang nomer teleponnya tidak pernah bisa dihubungi.

laporan lanjutan yang tidak terkait kasus perpanjangan itas suami, adalah sebagai berikut :
1. security/juru parkir di kantor imigrasi kelas i yogyakarta kerjaannya hanya merokok dan duduk; yang kami lihat bolak balik secara belasan kali kesana di jam kerja. tidak sedikitpun ada keinginan berdiri dan membantu saat mobil-mobil yang datang dan keluar dari sempitnya parkiran.
2. parkiran untuk penderita cacat/disabilitas sembarangan diisi. sudah sempat ditanyakan tapi mereka hanya memandang sinis. (mungkin otak kami yang terbalik atau tidak bisa menjangkau cara berpikir orang-orang di kantor imigrasi ini)
3. anak-anak magang sma disana (terutama bagian depan/penerima/resepsionis) terlalu banyak dan tidak efektif, banyak main handphone, kepala ditidurkan di meja dan terlihat malas-malasan tapi sepertinya tidak ada teguran dari para pekerja di kantor imigrasi tersebut.
4. banyak banner mengenai layanan pengaduan yang terkait pelayanan, pungli dsb di imigrasi yogyakarta apakah berfungsi? 
5. kami merasa prihatin dan sedih melihat hampir semua pegawai memiliki kesulitan dalam berkomunikasi dengan bahasa asing dengan wna yang datang. sering kali saat kami disana, banyak wna yang masih bertanya-tanya apa maksud dari petugas tersebut ke "kami" yang sesama applicant.


menteri hukum dan ham, yasonnna laoly kembali dilantik di pemerintahan presiden joko widodo yang mengusung "revolusi mental". kami, sebagai masyarakat pada umumnya hanya bisa berharap adanya perubahan sedikit lebih baik di kantor-kantor imigrasi karena sejak saya menikah dengan wna dari tahun 2015 sampai sekarang masih tidak ada perubahan. jadi, kapan akan mulai dilaksakannya revolusi mental untuk para pegawai imigrasi yang krisis kapabilitas ini?
tak lupa kami juga sertakan bukti foto dengan harapan laporan kami  bisa ditanggapi dan ditindak lanjuti oleh kementrian terkait karena kantor-kantor imigrasi adalah corong utama birokrasi indonesia yang dilihat di mata dunia.
tapi sekali lagi, masyarakat umum seperti kami hanya bisa berucap "semoga".
semoga ada perubahan.

terima kasih.

18 Okt 2019, 14:34
Anonim
Website Ditutup oleh Pelapor

Kesulitan antrian pendaftaran online kapan diselesaikan ya? saya baca laporan warga tahun 2018 sampai sekarang saya masih mengalami juga. manthengin hp dari sebelum jam 14.00, begitu antrian dibuka untuk pendaftaran ke kanim jogja tidak bisa dibuka, lari ke bantul masih ada 3 begitu selesai prosedur dan diproses jawabnya kuota habis. halooo...

12 Okt 2019, 17:21
Raden Alfonsus Adhyaksa Parama Putra
Website Ditutup oleh Sistem

Terkait pendaftaran online paspor.

saya membutuhkan paspor untuk anak saya berumur 11 (sebelas) bulan dalam tempo yang cukup mendesak karena saya mendapatkan kesempatan untuk bekerja di luar negeri.

saya warga yogyakarta dan mencoba untuk melakukan pendaftaran online di kantor imigrasi yogyakarta.

saya sudah mencoba melakukan pendaftaran online melalui aplikasi sesuai dengan waktu yang ditentukan, akan tetapi sejak hari jumat pukul 14:00, secara berkala sampai dengan hari sabtu pukul 17:00, selalu gagal dan selalu muncul popup "kuota habis".

pertanyaan saya, apakah sebanyak itu pendaftarnya, jika betul, saya sudah mencoba melakukan pendaftaran sejak dibuka pada hari jumat pukul 14:00, dan selalu gagal, seharusnya saya termasuk pendaftar pertama.

apakah bisa dibantu?
karena keperluan saya sudah cukup mendesak.

terima kasih banyak dan salam.

12 Okt 2019, 07:24
Anonim
Android Ditutup oleh Sistem

Saya sebagai warga yogyakarta yang baik ingin mempertanyakan perihal laporan saya ke kemenkumham yang kemudian didisposisikan ke kanwil kemenkumham diy dan terakhir ke kantor imigrasi kelas 1 yogyakarta (terlampir dalam screenshot). saya sudah menghadap ke dinas tenaga kerja kota yogyakarta pada hari senin 7 oktober 2019 yang mau mengajukan surat rekomendasi untuk perpanjang pasport. yang mana diwajibkan tanpa terkecuali pelaut juga disyaratkan melampirkan job letter untuk mendapatkan surat rekomendasi untuk keperluan perpanjangan pasport.
padahal untuk kasus para pelaut job letter baru didapatkan setelah semua dokumen dan sertifikat diperbaharui dan diajukan oleh pihak agen kapal indonesia ke perusahaan yang ada diluar negeri. setelah itu baru pihak agen indonesia mendapatkan job letter dan flight ticket untuk selanjutnya mengurus visa di kedutaan yang ditunjuk.
untuk kasus ini apakah saya bisa mendapatkan solusinya atau tidak?
terimakasih

9 Okt 2019, 09:00
Rahmat Suryadi
Android Ditutup oleh Sistem

Saya mau perpanjang pasport di kantor imigrasi kelas 1 yogyakarta mengalami kendala masalah persyaratan yaitu harus ada lampiran job letter. permasalahannya saya sebagai pelaut job letter baru dikeluarkan setelah semua persyaratan dokumen lengkap dan tidak ada yang kadaluarsa baru pihak agen mengajukan ke perusahaan yang diluar negeri mengirim job letter dan flight ticket ke agen indonesia via faximile yang digunakan untuk apply visa di kedutaan asing. mengingat kami para pelaut mencari pekerjaan dan semua biaya dokumen dan sertifikat sampai berangkat ditanggung sendiri tanpa bantuan pemerintah ataupun pihak lain. serta penyumbang devisa negara yang jumlah tidak sedikit.
pertanyaannya:
1. untuk kasus ini apakah solusinya itu ada atau tidak?
2. kalau jawabannya tidak ada solusi dan mewajibkan melampirkan job letter akan berakibat status saya menjadi pengangguran. apakah dari pihak pemerintah memberikan kompensasi kerugian selama menganggur sesuai gaji saya di luar negeri?
mohon diperhatikan dan saya (para pelaut khususnya) sangat mengharapkan jawabannya.
terimakasih

4 Okt 2019, 07:40
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Pembayaran untuk paspor anak saya sudah dari tanggal 25 september '19 dan pembuatan di kulonprogo, waktu itu diberi info kalo jadinya 5 hari dan dapat di ambil di imigrasi jogja dikarenakan saya domisili jogja, tapi sampai tanggal 4 oktober '19 statusnya masih 'wawancara' padahal seharusnya hanya 3 hari kerja, itupun sudah diundur menjadi 5 hari kerja. apakah ada penjelasan selain karena sistem? seharusnya sistem pun dapat dimaintenance dengan baik, jangan sampai merugikan masyarakat.

27 Agu 2019, 15:13
Anonim
Website Ditutup oleh Sistem

Ibu natalita yg bertugas di kantor imigrasi pusat yogyakarta telah mengancam saya untuk membatalkan paspor anak saya.. saya membuat paspor udah 2 minggu lebih,tetapi saat saya mau ngambil selalu dipersulit . jarak tempuh rumah saya ke kantor 61km... bolak-balik tetep dipersulit..saya sangat merasa dirugikan atas pernyataan beliau..

DIIKUTI OLEH